كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ Perpuse Peparing hadirkan artikel-artikel faktual sebagai counter attack atas maraknya propaganda murahan yang salah kaprah akan islam dimedia-media online oleh firqoh-firqoh minoritas sempalan yang dapat memecah belah ummat islam seperti wahabi, syiah dan semacamnya juga sebagai media share demi kelestarian nilai-nilai ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah yang asli dan murni di belahan bumi manapun Terima kasih atas kunjungan anda semoga isi dari blog saya yang sederhana ini semoga dapat bermanfaat untuk merekatkan ukhuwah islamiyah dan jangan lupa kembali lagi yah

Kamis, 13 Oktober 2011

ISTIGHOSAH DAN TAWASSUL VERSI IBNU TAIMIYAH

IBNU TAIMIYAH MEMBOLEHKAN ISTIGHOSAH & TAWASSUL.





========================================================================

Syaikh Ibnu Taimiyyah al-harrani , ulama' paling otoritatif di kalangan wahhabi berkata dlm kitab al-kalim at-toyyib hal 173 pada fasal nmr 54, lihat scan di atas : "fashlun fir rijli idza hadzirot (fasal tentang kaki terkena mati rasa)", dari lafadz "anil haytsami bin hanasy ila an qol..." yg artinya kurang lebih (dari al-haitsami bin hanas berkata: kami bersama Abdillah ibnu Umar Ra, tiba-tiba kaki kanan beliau terkena mati rasa, maka salah seorang yg hadir mengatakan kpd beliau "sebutkanlah orang yg paling engkau cintai !" lalu Ibnu Umar berkata: "YA MUHAMMAD" , maka seketika itu kaki beliau sembuh)

Ibnu Taimiyyah berarti membolehkan tawassul, sehingga tidak aneh jika istighosah atau tawassul ini telah berkembang sejak generasi sahabat & tabi'in...

Tapi di satu sisi pengikutnya malah gag membolehkan, sungguh ajaran plin-plan... !!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar