كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ Perpuse Peparing hadirkan artikel-artikel faktual sebagai counter attack atas maraknya propaganda murahan yang salah kaprah akan islam dimedia-media online oleh firqoh-firqoh minoritas sempalan yang dapat memecah belah ummat islam seperti wahabi, syiah dan semacamnya juga sebagai media share demi kelestarian nilai-nilai ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah yang asli dan murni di belahan bumi manapun Terima kasih atas kunjungan anda semoga isi dari blog saya yang sederhana ini semoga dapat bermanfaat untuk merekatkan ukhuwah islamiyah dan jangan lupa kembali lagi yah

Minggu, 10 Juni 2012

JASAD PROF. DR. SAYYID MUHAMMAD BIN ALWI AL-MALIKI AL-HASANI MASIH UTUH

Makam Ma'laa
Setelah beberapa hari lalu diramaikan dengan postingan kabar UTUH nya jasad Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani, kini sohib ana (Gus Kaheel) akan melaporkan dengan gaya yang berbeda.

Ini adalah Makam beliau yang berada di Pekuburan suci Makkah Al Mukarromah, yaitu MA'LAA.

Makam beliau ini berada di kotak nomor 102.
tepatnya berada dibarisan nomor 56 dengan ciri, BATU NISAN nya BERDIRI (lihat gambar).

Sengaja oleh keluarga beliau, tumpukan dua batu nisan nya tersebut salah satunya di TEGAK kan, agar mudah dikenali.
Kabar yang kami tangkap, area kotak nomor 102 ini terbebas dari penggantian atau pemindahan jasad, namun ada juga yang mengatakan, meski demikian disetiap memasuki tahun ke-1, 2 dan ke-3 nya makam tersebut di buka untuk dilihat penghuninya. Jika masih utuh maka dibiarkan dan tidak akan di usik lagi hingga seterusnya selamanya.

Area kotak makam nomor 102 ini termasuk area yang dekat sekali dengan gerbang makam Sayyidah Khadijah binti Khuwailid r.a, yang tak lain adalah istri tercinta dan pertama Nabiyyina Muhammad saw.

Pembukaan atau pemeriksaan yang ke-3 makam Sayyid Muhammad ini pihak makam melibatkan atau mengundang keluarga Sayyid, waktu itu yang diundang adalah Putra almarhum yang bernama Dr. Sayyid Ahmad bin Muhammad yang mana beliau inilah yang menjadi pengasuh pengganti almarhum. Namun Dr. Sayyid Ahmad tidak bisa hadir kala itu. Beliau mewakilkan kepada salah satu sesepuh staf pengajarnya yaitu Ustad Farid atau Abu Zabibah.

Nah ustadz Farid inilah sumber dari cerita UTUH nya Sayyid Muhammad bin Alwi Almaliki ini. Beliau adalah saksi mata yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Perowi : Kabar ini saya (Gus Kaheel) dengarkan dari Ahmad Hassan bin saiful islam, dari Ustad Farid Abu Zabibah.

Wallahu a'lam..

Demikian laporan dari Kaheel Baba Naheel, Semoga bermanfaat.

1 komentar:

  1. subhanallah...lahul faatihah


    http://jagadkawula.blogspot.com/

    BalasHapus